Ada orang yang berangapan bahwa memberi akan membuat dirinya menjadi berkekurangan. Jadi tidak sedikit orang yang menghemat luar biasa untuk menimbun di masa depan. Hal ini tidak lah salah.. karena memang hidup hemat perlu tapi apakah harus menutupi diri dari yang namanya ‘memberi’ atau menderma atau persembahan..
Arti Memberi dalam kamus besar bahasa indonesia yaitu mem·be·ri v 1 menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu: ia – uang dan pakaian. Atau apa saja yang bisa kita berikan selain benda2 tersebut.
Ada acara di salah satu stasiun televisi nasional yang merupakan acara favorit di seluruh dunia yaitu Oprah Show, yang membuat saya menjadi salut akan usaha dari orang2 yang mengumpulkan dana memberikan uang kepada orang2 yang membutuhkan. Terlihat kesadaran dalam diri mereka bahwa memberi adalah sesuatu yang membuat mereka menyenangkan dan tulus. Dan yang lebih membuat saya kagum adalah ketika seorang anak kecil yang akan berulang tahun mengusulkan kepada orang tuanya bahwa semua hadiah yang nanti dia terima itu akan diberikan kepada teman2 yang membutuhkan. Karena niat nya yang tulus dan membuat bangga orang tuanya, maka niatnya itu pun di kabarkan kepada semua teman2, saudara dan semua yang ada disekitar rumahnya. Dan di akhir cerita, diberikanlah hadiah2 tersebut ke salah satu panti asuhan.
Setelah melihat acara tersebut saya langsung membawa pikiran saya ke negara tercinta ini……….. Di sini kita perlu belajar banyak dari mereka. Karena mereka itu beranggapan memberi merupakan sesuatu yang menyenangkan. Ada kalanya kita hanya memberi pada saat hari2 yang khusus seperti hari raya keagamaan atau ulang tahun dll. Tapi pernahkan anda memberi sesuatu di saat tidak ada momen yang istimewa dan kepada orang yang tidak istimewa??
Memberi tidak akan membuat kita menjadi miskin… memberi dengan kerelaan atau dengan sukacita akan berbalik menjadi berkat bagi yang memberi dan akan menjadi kelegaan bagi yang membutuhkan.. seperti orang samaria yang memberikan pertolongan kepada seseorang yang jatuh ke tangan para penyamun dalam perjalanan dari Yerusalem ke Yerikoh. Ada banyak orang yang lewat di jalan itu, ada seorang yang terpelajar melewati daerah itu tapi ia hanya melewati nya, kemudian ada seorang pemimpin agama, ia pun hanya melewatinya.. hingga akhirnya, ada seorang yang bukan dari golongan yang sama malah datang menghampiri dan menolongnya.
Ini terbukti bahwa memberi bisa dalam bentuk apa saja asalkan di kerjakan dengan ketulusan semuanya akan menjadi berkat.
cheers