Yolanda Kano

December 22, 2008

Pola Pikir Kita

Filed under: Uncategorized — yolandakano @ 4:07 am

Dalam perjalanan pulang dari kantor menuju kampus, saya merasa terganggu dengan jalanan yang biasanya saya lewati mulus tetapi sekarang semakin bergelombang. Bahkan terlihat disengaja oleh petugas jalanan dengan membuat garisan2 yang dalamnya kurang lebih 15cm. Dan garisan2 tersebut berjarak kurang lebih 3km. Saya menggerutu dalam hati, ‘tidak ada kerjaan kerjaan saja para petugas jalanan itu, hanya memperparah kondisi jalan saja.’ Setelah hampir satu minggu jalanan tersebut di diamkan begitu saja, ternyata ada perubahan. Jalanan yang tadinya mengganggu kenyamanan saya, sekarang menjadi sangat mulus tanpa gelombang. Dan bahkan terlihat lebih rapi dari sebelumnya. Petugas jalanan mengerjakannya pada malam hari dan pada siang harinya kita akan menikmati kemulusan jalan tersebut. Setiap saya melewati jalan itu saya tersenyum mengingat bahwa rasa terganggu saya sudah terjawab, ternyata ada yang baik setelah gelombang – gelombang tersebut.

 

Begitu juga dalam bekerja di suatu perusahaan, tanpa kita sadari ritme kerja yang sudah biasa dikerjakan secara tidak sadar telah membuat kita terlena. Selama ini mungkin sudah terbiasa bekerja dengan pekerjaan yang kita anggap mulus, beranggapan selama atasan tidak menegur semuanya baik2 saja. Kalaupun ada teguran atau perintah dari atasan semua bisa di atasi. Tapi pada saat ada sistem atau gebrakan baru dari atasan yang mengharuskan kita berubah untuk suatu kemajuan, saya yakin, tidak sedikit dari kita akan menolak. Dengan alasan bahwa hal baru itu tidak cocok di tempat ini atau tidak biasa dengan yang baru, bahkan menganggapnya  hal tersebut adalah sebuah keanehan. Gelombang-gelombang itupun muncul dan membuat kita merasa terganggu. Secara tidak sengaja ternyata kita telah membuat ‘kesenjangan’ dengan pembaruan tersebut. Dan merasa terusik, tanpa berpikir ada hal yang baik dibalik gelombang tersebut. Kita hanya menginginkan sesuatu yang ‘biasanya’ saja. Dari sinilah akan terlihat siapakah yang mempunyai rasa kepemilikian (Sense of belonging) atas pekerjaan atau tidak. Karena mereka yang mempunyai rasa tersebut, akan menikmati hal2 yang biasa dan yang luar biasa. Bagi mereka itu adalah suatu pembelajaran dan pengetahuan untuk suatu kemajuan. Bagaimana mungkin kita bisa maju kalau hanya memikirkan tanpa melakukan perubahan?  Mungkin sudah saatnya kita bergerak maju untuk mengubah cara berpikir kita tentang “kebiasaan lama” yang tidak kita sadari sudah menjadi tuhan. Bukan kah selama ini tidak ada yang bisa bekerja sendiri dalam satu perusahaan?

Awal mula semua bisa berhasil adalah dari dalam diri sendiri dan akhirnya keluar menjadi hasil yang bisa dinikmati bersama.

 

Mungkin pernyataan yang saya kutip dari salah satu presiden Amerika mengatakan “Jangan Tanya apa yang perusahaan beri untuk kita tetapi tanyakanlah kepada diri kita masing-masin apakah yang sudah kita beri kepada perusahaan” itu baik untuk implementasikan.. Berpikir Positif itu mudah kalau memang kita mau menerima dan melakukannya dengan ketulusan dan sukacita. Tetapi kalau tetap beranggapan semua tidak bisa, maka semuanya tidak akan terlaksana sesuai yang ada dalam pikiran. Alampun telah memberikan hal hal yang positif itu kepada diri kita, tinggal bagaimana caranya menarik hal positif itu supaya jadi kenyataan..

 

Marilah berpikir positif dan mulai mengajak diri anda sendiri untuk mengeluarkan pernyataan bahwa saya bisa, Kita bisa sambil melakukannya dengan hati yang terbuka.

 

Tetap Semangat… yakinkan pada diri sendiri bahwa perubahan untuk kemajuan bersama bisa terwujud dengan YES I CAN

Advertisement

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.